Harga Beras Naik Gegara Permintaan Tinggi Tapi Stok Berkurang

- 25 Januari 2023, 17:11 WIB
DKPPP Kota Cirebon dan Bulog Cabang Cirebon melakukan monitoring beras ke sejumlah pasar di Kota Cirebon.
DKPPP Kota Cirebon dan Bulog Cabang Cirebon melakukan monitoring beras ke sejumlah pasar di Kota Cirebon. /IST/

KABARCIREBON - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Cirebon bersama Bulog Cabang Cirebon melakukan pemantauan harga beras ke Pasar Kanoman dan Pasar Jagasatru.

Monitoring tersebut sekaligus untuk meninjau beras yang didistribusikan oleh Bulog Cabang Cirebon dalam rangka program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Kota Cirebon.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPPP Kota Cirebon, Hj. Elmi Masruroh mengatakan, DKPPP merupakan kepanjangan tangan dari Badan Pangan Nasional, sehingga memiliki tugas untuk memantau pelaksanaan distribusi beras oleh Bulog.

Baca Juga: Puluhan PPS Kota Cirebon Resmi Dilantik

Bulog mendapatkan penugasan dari Badan Pangan Nasional melalui Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Nasional untuk menggelontorkan beras ke pasar dalam rangka menjaga stabilitas harga beras,” tuturnya.

Elmi menjelaskan, Pemda Kota Cirebon tidak hanya monitoring, tetapi juga mendata dan mengevaluasi pelaksanaan di lapangan. Misalnya terkait kuantitas beras yang didistribusikan hingga sampai ke titik yang tepat.

“Kemudian kita juga memantau terkait perkembangan harga beras yang terus meninggi. Misalnya harga beras medium yang kini di atas Rp10 ribu per kilogram. Sedangkan beras premium mencapai Rp12 ribu per kilogram. Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) adalah Rp9.450 per kilogram untuk beras medium,” jelasnya.

Baca Juga: Biaya Haji 2023, Wapres Ma'ruf Amin Dukung Pengurangan Subsidi

Perihal kenaikan harga beras, Elmi menyebutkan, disebabkan panen raya terakhir terjadi pada bulan empat tahun lalu. Sehingga permintaan yang terus meninggi, sedangkan stok dan suplai berkurang akan menimbulkan kenaikan harga

“Sudah mulai langka sekarang karena belum ada lagi panen raya. Stok juga berkurang di pasaran, kalau suplai berkurang maka yang terjadi harga akan terus naik. Makanya Bulog ambil peran dalam hal ini melalui SPHP,” terangnya.

Halaman:

Editor: Fanny Crisna Matahari


Tags


Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

PRMN TERKINI

x