Rumah Pegawai KUA Kramatmulya Kebakaran, Diduga Akibat Lampu Non SNI Pecah

- 7 Maret 2023, 06:30 WIB
Kamar belakang milik pegawai KUA Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan , Esa Abduh,  kebakaran.
Kamar belakang milik pegawai KUA Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan , Esa Abduh, kebakaran. /Iyan Irwandi/KC/

KABARCIREBON - Sedang terlelap tidur, seorang pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan, Esa Abduh (35 tahun) terpaksa terbangun karena mendengar tangisan anaknya.

Ia sendiri tinggal di RT 9 RW 3 Dusun Puhun Desa Kramatmulya Kecamatan Kramatmulya dengan luas bangunan keseluruhan sekitar 9 meter x 7 meter = 63 meter persegi.

Rumahnya tersebut berdekatan kantor Pemerintah Desa (Pemdes) Kramatmulya atau sebelah selatannya. Dan sebelah utaranya adalah Masjid Al-Kautsar, sebelah timur rumah H. Iman dan sebelah barat rumah H. Maman.

Baca Juga: Putusan PN Jakpus Tidak Bisa Menggugurkan Undang-Undang, Bawaslu Kuningan: Apalagi Perdata

Sementara itu, ketika hendak tidur lagi, dirinya mencium bau asap dari arah kamar kosong di belakang sehingga mendatangi ruangan tersebut untuk mengetahui penyebabnya.

Namun ia dibuat kaget setelah melihat langsung ruangan yang dipenuhi asap tebal. Serta kobaran api yang melalap kasur dan plapon atas kamar.

Tanpa pikir panjang, dirinya berusaha memadamkan kobaran api tersebut dengan menggunakan gayung yang air dari kamar mandi tapi tidak kunjung padam.

Baca Juga: Sebanyak 334 Kali Kuningan Dilanda Bencana, Kalak BPBD: Hanya Satu Kecamatan saja yang Aman

Rumah pegawai KUA Kec. Kramatmulya Kab. Kuningan, Esa Abduh, kebakaran.
Rumah pegawai KUA Kec. Kramatmulya Kab. Kuningan, Esa Abduh, kebakaran.

Untuk itu, ia membangunkan istrinya, Tuti Aprianti (25 tahun) guna menyelamatkan kedua anaknya keluar rumah. Sambil meminta bantuan kepada para tetangga.

Selang beberapa menit, warga yang tengah tertidur lelap pun terbangun juga dan bergegas ke lokasi kejadian untuk membantu memadamkan kobaran api.

Sedangkan tetangga korban yang berstatus sebagai guru Madrasah Aliyah Sindang Kasih Beber, Riska P.Jayanti (30 tahun) menelpon kantor UPT Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Damkar Satpol PP).

Baca Juga: Ketua Pengadilan Agama Kuningan Diwisuda Purna bakti

Sehingga 10 menit kemudian, enam petugas dengan dilengkapi 1 unit kendaraan dinas (Randis) sudah berada di lokasi kejadian.

Dengan dibantu petugas kepolisian Polsek Kramatmulya dan Polres Kuningan, Koramil Jalaksana, aparat desa dan warga setempat, akhirnya, petugas Damkar mampu memadamkan kobaran api yang melalap rumah pegawai KUA tersebut.

“Bangunan yang terbakar sekitar 4 meter x 3 meter = 12 meter persegi. Bangunan tersebut berhasil dipadamkan pada pukul 01.00 WIB dini hari,” kata Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, Mh.Khadafi Mufti, Senin 6 Maret 2023.

Baca Juga: KPU Fokus saja pada Tahapan Pemilu, KIPP Kuningan: Putusan PN Jakpus Bertentangan dengan Mandat UUD 1945

Ia menyebutkan, total kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp12.500.000. Meliputi, bangunan yang terbakar (atap) ukuran 4 meter x 3 meter =12 meter persegi x Rp750.000 per meter perseginya sehingga Rp9.000.000.

Ditambah terbakarnya peralatan rumah tangga yang terdiri dari kasur, lemari, meja dan lain-lainnya yang ditaksir Rp3.000.000. Dan peralatan elektronik Rp500.000.

Setelah dilakukan pemadaman, proses pendinginan dan pengumpulan data, serta keterangan saksi, penyebab kebakaran tersebut diduga akibat arus pendek listrik.

Baca Juga: Bupati Kuningan Mendapat Arahan Langsung dari Presiden tentang Penanggulangan Bencana

Karena penggunaan kabel serabut dan lampu non Standar Nasional Indonesia (SNI) yang pecah mengenai kasur.

Dengan adanya kejadian kebakaran tersebut, dirinya menghimbau kepada seluruh warga baik yang tinggal di perkotaan maupun perdesaan agar selalu mewaspadai potensi terjadi kebakaran.

Di antaranya, bisa disebabkan arus pendek listrik, tunggu/gas, pembakaran sampah dan hal-hal lainnya yang tidak boleh dianggap sepele.

Sebagai antisipasi awal, semua pemdes wajib membuat proteksi kebakaran di lingkungan pemukiman. Seperti APAR, tandon air dan sebagainya.

Serta apabila terjadi kebakaran, laporkan ke kantor UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan di nomor telepon: (0232) 871113 & 081322698881. Layanan ini gratis alias tidak dipungut biaya apa pun. (Iyan Irwandi/KC) ***

Dapatkan informasi terbaru dan terpopuler dari Kabar Cirebon di Google News

Editor: Iyan Irwandi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah