Polresta Cirebon Tangkap Lima Pendemo Mahasiswa: Gara-garanya Hanya Mengkritisi Kinerja DPRD dan Pemda Cirebon

- 24 April 2024, 21:55 WIB
Sejumlah mahasiswa saat melangsungkan aksi demonya di depan gedung DPRD Kabupaten Cirebon Rabu, 24 April 2024
Sejumlah mahasiswa saat melangsungkan aksi demonya di depan gedung DPRD Kabupaten Cirebon Rabu, 24 April 2024 /Foto/Ismail/

KABARCIREBON - Pihak Kepolisian Polresta Cirebon mengamankan lima mahasiswa saat melakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Rabu (24/4/2024). Mereka dianggap sebagai provokator dalam aksi yang menyebabkan kericuhan.

Aksi yang dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Cirebon mempertanyakan transparansi data pembangunan sejumlah infrastruktur, masalah pendidikan, dan kesehatan hingga sampah yang dinilai belum optimal.

Awalnya, demonstrasi berlangsung damai dengan para mahasiswa membawa spanduk dan poster yang berisi tuntutan mereka. Namun, situasi menjadi tegang ketika sejumlah mahasiswa mencoba menerobos pagar pengamanan yang dipasang di depan kantor DPRD setempat.

Baca Juga: 30 Persen Bangunan Sekolah di Kota Cirebon Alami Kerusakan

Tindakan tersebut memicu bentrokan antara mahasiswa dan petugas keamanan yang berjaga di lokasi. Lima mahasiswa diduga sebagai provokator diamankan oleh petugas kepolisian. Mereka diduga melakukan tindakan provokatif yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Keributan tersebut, tidak diprediksi sebelumnya. Hal itu karena awalnya unjuk rasa berjalan tertib. Mahasiswa juga sempat berdialog dengan beberapa anggota dewan. Meskipun dialog cukup memanas, namun situasi tetap kondusif.

Saat itu, mereka mengaku kecewa dengan kepemimpinan Bupati Cirebon, Imron serta kinerja anggota DPRD Kabupaten Cirebon. Bahkan saat orasi, slogan Cirebon Katon diteriaki "Katon Blesake"

Baca Juga: FDKI IAIN Cirebon Gelar Updating Kurikulum MBKM Berbasis Siber

Dalam orasinya, mahasiswa menyikapi masalah penangan infrastruktur, masalah pendidikan, lingkungan hidup dan masalah sosial lainnya. Menurut mereka, selama ini kinerja Bupati Cirebon dan anggota DPRD Kabupaten Cirebon, gagal mensejahterakan masyarakat.

"Kawan-kawan kami banyak yang kecelakaan di jalan, bahkan ada yang sampai mati. Ini karena jalan di Kabupaten Cirebon dibiarkan rusak," teriak mereka.

Halaman:

Editor: Epih Pahlapi


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah