Kisah Perjuangan Guru dan Kepala SD Negeri di Kota Cirebon yang Harus Cari Siswa Agar Tidak Merger

- 28 Mei 2024, 07:15 WIB
Kepala SDN Gelatik Kota Cirebon, Heri Mulyati.
Kepala SDN Gelatik Kota Cirebon, Heri Mulyati. /Kabar Cirebon/Foto Jaka/

KABARCIREBON - Minimnya jumlah siswa membuat para guru dan kepala SDN Gelatik Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon berjuang untuk mencari atau menambah jumlah siswa agar kegiatan belajar mengajar (KBM) lebih efektif.

Melalui kepala SDN Gelatik, Heri Mulyati, kisah inspiratif para guru dan dirinya berjuang tahun demi tahun sedikit membuahkan hasil.

"Belum lama pihak dinas terkait pernah mewacanakan SDN ini akan dimerger, tapi sampai saat ini tidak. Ada 3 SDN yang didatangi seperti SDN Rajawali, Gelatik dan Ketilang. Yang paling rendah jumlah siswanya SDN Gelatik, tapi merger itu baru wacana," katanya, Senin 27 Mei 2024.

Baca Juga: GovTech Diluncurkan, Pj Wali Kota Harap Pelayanan ke Masyarakat Makin Cepat dan Efisien

Dengan demikian, menurutnya ia dan para guru dengan segala kemampuan berusaha agar sekolah yang dipimpinnya sejak 2022 lalu tidak di merger. Mereka berjuang ke sekolah-sekolah TK maupun melakukan sosial pada masyarakat.

"Waktu saya memimpin disini totalnya masih ada sekitar 60 siswa, tapi pas 2023 kelas VI keluar dengan jumlah siswa banyak akhirnya berkurang karena jumlah siswa baru atau kelas I jumlahnya 4 siswa," tuturnya.

Akan tetapi, pada saat beranjak ke kelas II ada sedikit tambahan dari siswa pindahan menjadi 9 siswa.

Baca Juga: Di Balik Alasan Orang Pilih Aqua Terungkap Program Penarikan Botol Plastik yang Diekspor ke Taiwan

"Sekarang jumlah kelas I ada 10 siswa, kelas II ada 9 siswa, kelas III ada 5 siswa, kelas IV ada 8 siswa, kelas V ada 13 siswa, dan kelas VI ada 15 siswa," ujar Heri.

Dengan menjelang kelulusan siswa kelas VI, Heri menambahkan, pihaknya harus berfikir keras agar minimalnya dapat pengganti jumlah siswa kelas VI yang akan melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Alif Santosa

Sumber: liputan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah