Miris, Diduga Lakukan Kerja Paksa PT Longrich Kabupaten Cirebon Disambangi Komisi IV

- 30 Mei 2024, 15:18 WIB
Ilustrasi Pekerja
Ilustrasi Pekerja /Pixabay/

KABARCIREBON - Miris, di tengah kebebasan seperti di zaman modern sekarang ini. Ternyata masih ada pemberlakuan kerja paksa, atau romusa.

Guna mengejar target produksi, salah satu perusahaan di Kabupaten Cirebon diduga mempekerjakan karyawannya tanpa belas kasihan.

Para pekeja di perusahaan itu tidak ada waktu untuk istirahat, bahkan hingga tak mendapat bayaran. Hal itu, sebagaimana yang terjadi di PT Longrich Pabedilan Kabupaten Cirebon.

Baca Juga: Berburu Kulineran Malam di Saparua Bandung: Aneka Macam Makanan Khas-Menggugah Selera Tersaji di Sana

Terungkapnya kasus itu juga, pada saat Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon melangsungkan kunjungan kerja (Kunker) ke PT Longrich ini.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Aan Setiawan mengatakan, Kunker sebagai upaya untuk mendengarkan langsung informasi adanya dugaan karyawan yang bekerja lembur dan tidak dibayar.

"Setelah konfirmasi langsung pada pihak perusahaan, sudah terselesaikan dan karyawan tersebut, sudah dibayarkan sesuai jam lembur," katanya usai dialog bersama manajeman perusahaan, Selasa (28/5/2024).

Baca Juga: Berikut Ini Tips Mengolah Daging Kurban Ala Chef Devina Hermawan Agar Tidak Keras dan Bau Prengus

Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, sebagai komisi yang membidangi ketenagakerjaan tentunya responsif terhadap keluhan karyawan, guna mendapatkan hak-haknya.

"Istirahat sangat diperlukan, supaya memulihkan tenaga usai bekerja. Maka, karyawan usai bekerja lebih baik istirahat terlebih dahulu, kemudian kerja lembur," jelasnya.

Halaman:

Editor: Epih Pahlapi

Sumber: liputan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah