Sejumlah Sekolah di Kabupaten Cirebon Ajukan Kegiatan Study Tour, Dishub: 94 Bus Pariwisata Laik Jalan

- 11 Juni 2024, 20:43 WIB
Ilustrasi study tour siswa
Ilustrasi study tour siswa /Diskominfo Kota Bandung

KABARCIREBON - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon mengeluarkan 94 rekomendasi kendaraan bus pariwisata laik jalan. Rekomendasi itu diberikan kepada PO bus untuk keperluan study tour sekolah SD dan SMP di Kabupaten Cirebon.

Kabid Lalin Dishub Kabupaten Cirebon Mida Aftiyani mengatakan, rekomendasi yang diberikan dishub ini berkaitan dengan kelaikan kendaraan bus pariwisata untuk kegiatan study tour ini sesuai surat edaran Pj Gubernur Jawa Barat nomor 64/PK.01/Kesra tentang Study Tour pada Satuan Pendidikan.

"Berdasarkan surat edaran itu kami diberikan wewenang untuk memberikan rekomendasi kaitan dengan kelaikan kendaraan bus pariwisata yang akan digunakan untuk kegiatan study tour," ujar Mida.

Baca Juga: Tempat Rekreasi di Cirebon: Wahana Wisata Air Berkonsep Ala Kerjaan Ini Sangat Cocok Dikunjungi Saat Liburan

Menyikapi hal tersebut, pihaknya telah menjalankan sesuai petunjuk teknis dari Kementerian Perhubungan dalam pengecekan kendaraan. Bahkan, terdapat lima poin yang menjadi dasar kendaraan bus pariwisata itu laik atau tidak laik.

Yang pertama, sudah terverifikasi dalam aplikasi spionam, kedua terverifikasi Leh aplikasi mitra darat, ketiga terverifikasi oleh E Blue. Kemudian yang keempat, hasil pengecekan data pengujian telah terverifikasi, dan yang kelima, hasil ramchek telah terverifikasi.

"Rekomendasi yang dikeluarkan Dishub itu untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan perjalanan wisata atau agenda studi tour sekolah. Dan seluruh kendaraan bus yang diajukan pun dilakukan pemeriksaan, baik teknis maupun administratif," ungkapnya.

Baca Juga: 7 Wisata Semarang, Nomor 5 Sembari Berwisata Pengunjung Dapat Langsung Berinteraksi dengan Kera Ekor Panjang

Pemeriksaannya, lanjut Mida, meliputi kondisi fisik kendaraan, kelaikan mesin, sistem pengereman, kelengkapan fasilitas keselamatan, pintu darurat serta kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas yang berlaku. Bahkan kursi yang menutup akses ke pintu darurat harus di lepas.

"Alhamdulillah, semua mematuhi arahan kami. Hasilnya, 94 unit bus untuk 94 sekolah baik SD maupun SMP dinyatakan memenuhi semua persyaratan dan standar keselamatan yang ditetapkan untuk digunakan sebagai kendaraan Study Tour," ujarnya.

Halaman:

Editor: Epih Pahlapi

Sumber: liputan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah