KUR BRI Bantu Masyarakat Lepas dari Jerat Rentenir, Warga Kini Gemar Menabung

- 23 April 2024, 08:58 WIB
Kepala Cabang BRI Branch Office Cirebon Gunung Jati, Hoki Agusta Rino Atmaja.*
Kepala Cabang BRI Branch Office Cirebon Gunung Jati, Hoki Agusta Rino Atmaja.* /Kabar Cirebon/Foto Muhammad Alif Santosa/

KABARCIREBON - Rentenir, istilah yang tidak asing di masyarakat. Ada yang menyebutnya tengkulak, bank keliling, lintah darat, bakul atau berbagai istilah lainnya.

Rentenir menarik untung yang tinggi dari bunga uang pinjaman ke masyarakat. Tidak sedikit masyarakat di kampung terjerat rentenir. Alasannya, pinjam uang ke rentenir tidak butuh jaminan dan prosesnya cepat.

Ada banyak alasan yang sangat masuk akal kenapa masyarakat tidak pinjam uang ke bank? Salah satunya karena kantor bank berlokasi di perkotaan sehingga masyarakat di perkampungan sulit menjangkau. Lalu, syarat bank sulit dipenuhi masyarakat, seperti jaminan dan dokumen pendukung lainnya.

Baca Juga: Harga Emas Melambung Tinggi, Segini Harga Per 1 Kilogram

Namun, masalah terjadi ketika uang pinjaman didapat, proses pengembaliannya tak kunjung selesai. Sebab, rentenir mematok bunga yang sangat tinggi. Sehingga, menjadi beban masyarakat saat membayar cicilan.

Seperti yang dialami Diding, pedagang sembako di pasar tradisional Kecamatan Ciledug. Ia meminjam uang kepada bank keliling sebesar Rp 2.000.000 untuk modal usaha.

Dengan perjanjian, uang tersebut harus dibayar pada bulan berikutnya atau satu bulan dalam jangka waktu 30 hari. Pada bulan berikutnya, ia harus bayar sebesar Rp 2.300.000. Namun, jika bulan tersebut ia tidak mampu bayar, maka pada bulan berikut utangnya menjadi Rp 2.600.000 dan begitu seterusnya.

Baca Juga: Dipakai Hotel Bintang Empat, Ini Kelebihan EDC BRI Layani WNA yang Menginap di Hotel Aston Cirebon

Ia mengaku berat saat menjalani usaha dalam waktu satu bulan harus mengembalikan uang dengan bunga sebesar 15 persen. Beruntung, ia bisa membayarnya di bulan pertama. Dan sejak itu, ia tidak lagi meminjam uang ke bank keliling.

Hal senada juga diungkapkan Kholik. Namun, berkat ada KUR Mikro, ia sudah beralih ke BRI Unit Ciledug. Apalagi, bunga KUR Mikro sangat kecil. "Alhamdulillah, dapat pinjaman usaha melalui KUR. Saya pinjam Rp 30 juta selama tiga tahun. Bunganya kecil," ujar warga Desa Damarguna, Kecamatan Ciledug itu.

Halaman:

Editor: Muhammad Alif Santosa

Sumber: liputan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah