Pastikan Keakurasian Isi LPG, Pertamina dan UPTD Metrologi Legal Lekukan Pengecekan SPPBE Purwakarta-Subang

- 30 Mei 2024, 09:51 WIB
Pastikan Keakurasian Isi Tabung, Pertamina Patra Niaga dan UPTD Metrologi Legal Lekukan Pengecekan SPPBE Purwakarta-Subang
Pastikan Keakurasian Isi Tabung, Pertamina Patra Niaga dan UPTD Metrologi Legal Lekukan Pengecekan SPPBE Purwakarta-Subang /Foto/Ist/KC/

KABARCIREBON - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Sales Area Karawng perkuat sinergi bersama Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Metrologi Legal Kabupaten Purwakarta dan Subang dalam rangka meningkatkan pengawasan takaran isi tabung LPG.

Hal itu dilakukan dengan melaksanakan uji petik pengecekan kuantitas dan kualitas tabung LPG ukuran 3 kg di SPPBE di dua kabupaten tersebut Rabu, 29 Mei 2024.

Kegiatan uji petik pada wilayah Purwakarta dilaksanakan di dua SPPBE Darma Kumala dengan metode sampling pengecekan tabung gas 3 kg masing-masing 80 tabung oleh tim Pertamina Patra Niaga Sales Area Retail Karawang bersama UPTD Metrologi Legal Purwakarta.

Baca Juga: Yanuar Prihatin Sedang Cari Calon Wakil Bupati Kuningan, Siapa Nih yang Mau?

Sedangkan untuk wilayah Subang dilaksanakan di SPPBE Linggajati Ekakarsa bersama dengan UPTD Metrologi Legal Kabupaten Subang dan Hiswanamigas DPC Subang

Sales Area Manager Karawang Achmad Rifqi mengungkapkan hasil pengecekan menunjukan kuantitas dan kualitas tabung LPG sesuai dengan ketentuan

"Hasil dari pemeriksaan di ketiga SPBE tersebut sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Perdagangan RI," ungkap Rifqi.

Baca Juga: Ratusan Anggota Pramuka Kuningan Tumplek di Obyek Wisata Curug Sidomba

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB Pertamina Patra Niaga Eko Kristiawan, menyampaikan, kegiatan pengawasan SPPBE dilakukan secara berkala untuk menjamin LPG yang disalurkan ke masyarakat terpenuhi secara kuantitas dan kualitas  sesuai dengan ketentuan yang berlaku yakni Peraturan Menteri Perdagangan RI No.31/M-DAG/PER/10/2011 tanggal 13 Oktober 2011 perihal Barang Dalam Keadaan Terbungkus.

"Antisipasi adanya residu atau sisa gas di dalam tabung LPG yang mempengaruhi jumlah pengisian ke tabung LPG terus dilakukan di masing-masing stasiun pengisian untuk mencegah adanya kesalahan takaran yang dapat merugikan konsumen dan masyarakat banyak," ungkap Eko.

Ditambahkannya, pengawasan pengisian tabung gas LPG di SPPBE maupun SPBE dilakukan di masing-masing wilayah sales area secara berkala untuk memastikan tera meterologi dalam kondisi aktif.

Baca Juga: Ini 20 Alamat Warung Sate yang Mantul di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Cobain Sate Nirwana dan Sate Lafyu

Eko juga menambahkan bahwa sinergi dengan pihak-pihak terkait untuk menjamin akurasi takaran tabung gas, khususnya UPTD Metrologi Legal di masing-masing wilayah sales area terus dilakukan untuk memastikan kuantitas dan kualitas tabung LPG yang dikonsumsi masyarakat.

"Kami berharap sinergi ini dapat terus ditingkatkan agar Pertamina dapat selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan konsumen tidak dirugikan karena akurasi takaran selalu dilakukan pengecekan," ujar Eko.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga akan memberikan sanksi administrasi hingga pencabutan izin operasi kepada SPBE dan SPPBE yang tidak memenuhi ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Sabulangbentor: Nilai Goreng Gugur, Nilai Gede Tersungkur

Halaman:

Editor: Epih Pahlapi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah