IKA PMII Indramayu Sebut Putusan MK Tepat, Bisa Akomodir Anak Muda

- 19 Oktober 2023, 22:03 WIB
Ketua IKA PMII Indramayu, Agus Suwarjono.
Ketua IKA PMII Indramayu, Agus Suwarjono. /IST /

KABARCIREBON - Ikatan Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Indramayu menilai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai batasan usia calon Presiden dan wakil Presiden adalah keputusan yang tepat.

Sebab, IKA PMII Indramayu menilai keputusan tersebut bisa mengakomodir generasi muda yang berprestasi untuk maju dalam pemilihan Presiden dan wakil Presiden. Menurut mereka, keputusan tersebut membuktikan MK peduli terhadap generasi muda. Selain itu, putusan MK tersebut dinilai membuktikan bahwa lembaga ini bisa menjaga marwahnya.

Ketua IKA PMII Indramayu, Agus Suwarjono mengatakan, keputusan MK tersebut sudah tepat. Sebab menurutnya, para pemuda yang berpotensi memajukan bangsa bisa mengikuti pemilihan Presiden dan wakil Presiden. Agus juga menilai keputusan MK bersikap independen.

Baca Juga: Diduga Sang Sopir Mengantuk, Mobil Avanza di Jalur Pantura Ini Tabrak Dua Motor Beat dan Warung, 1 Orang Tewas

"Ini membuktikan MK memperhatikan pemuda, apalagi pemuda yang berprestasi. Jadi, jika ada anak muda yang berprestasi, maka tidak akan sia- sia, bisa mengikuti pemilihan Presiden dan wakil Presiden," kata Agus.

Agus mendukung penuh putusan MK tersebut. Agus juga yakin MK merupakan lembaga independen dan lembaga yang tidak bisa diintervensi. Dia meyakini putusan MK adalah murni untuk kepentingan negara.

"Keputusan MK membuktikan lembaga yudikatif tersebut menjaga marwahnya. Tidak ada yang bisa mengintervensi MK," kata Agus.

Baca Juga: Mahasiswa Banjarmasin Minta Seluruh Pihak Hormati Putusan MK

Dengan apa yang sudah diputuskan oleh MK, Agus menilai, maka MK menjaga marwah lembaga tersebut dengan tidak adanya intervensi pihak manapun. Agus percaya bahwa MK merupakan lembaga negara yang bisa dipercaya. 

"MK lembaga negara yang independen dan tidak bisa diintervensi. Saat ini masyarakat masih percaya bahwa MK lembaga yang independen," tuturnya. (Iskandar)

Editor: Fanny Crisna Matahari


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah