Pemda Pinjam ke bjb Rp25 Miliar, Wali Kota Cirebon Minta Sekda Tuntaskan Tunda Bayar kepada Pihak Ketiga

22 Maret 2023, 13:19 WIB
bank bjb Hormati Proses Hukum Perkara Dugaan Kredit Fiktif di Cabang Semarang, ini Klarifikasinya /bjb/

KABARCIREBON - Pemda Kota Cirebon telah memutuskan untuk meminjam ke bjb senilai Rp25 miliar. Kini, para pihak ketiga atau rekanan yang belum terbayar atas pekerjaan tahun 2022 berharap segera dilunasi.

Oleh karena itu, Wali Kota Cirebon, H Nashrudin Azis meminta kepada Sekretaris Daerah (Sekda), H Agus Mulyadi untuk segera menuntaskan pelunasan tunda bayar 2022 tersebut.

"Kita sudah pinjam ke bjb dan prosesnya sudah ditandatangani. Saya minta Pak Sekda beserta jajaran terkait untuk segera menuntaskannya," ungkap Azis dalam keterangannya, kemarin.

Baca Juga: Puluhan Unit Rumah Tak Layak Huni di Kota Cirebon Dapat Bantuan Perbaikan

Sekda bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) diminta untuk merampungkan hal-hal teknis berkaitan dengan pinjaman ke bjb.

Kemudian membayarkannya ke pihak ketiga yang tertunda bayar.

"Hal ini penting untuk segera dituntaskan secara teknis. Agar para rekanan atau kontraktor mendapatkan haknya," ujar Azis.

Baca Juga: Ini Dia 3 Rekomendasi Hotel di Cirebon yang Menawarkan Paket Buka Puasa dengan Menu Spesial

Diakui Azis, pihaknya menjanjikan kepada para rekanan pada beberapa waktu lalu, bahwa tunda bayar ditargetkan beres di akhir Maret 2023.

Namun ia berharap proses teknis bisa dipercepat, agar sebelum akhir Maret bisa selesai.

"Pada prinsipnya kita ingin segera ada pelunasan kepada para rekanan. Mudah-mudahan sebelum akhir Maret 2023 bisa terselesaikan semua," katanya.

Baca Juga: Pemberlakuan 12 Aturan Baru di Arab Saudi Selama Ramadhan 2023, Membuat Umat Muslim di Belahan Dunia Geram

Di sisi lain, Azis menyebutkan, kebijakan untuk mengambil pinjaman ke bjb merupakan langkah realistis. Dengan tetap memperhatikan stabilitas kondisi keuangan daerah.


"Kebijakan telah diambil dengan berbagai pertimbangan yang memungkinkan dari beberapa aspek. Sekarang tinggal teknisnya saja diselesaikan," tambah Azis.(Iskandar/KC).***

Dapatkan informasi terbaru dan populer Kabar Cirebon di Google News.

Editor: Epih Pahlapi

Sumber: liputan

Tags

Terkini

Terpopuler