Ringankan Beban Warga di Desa Rawan Pangan, DKPP Distribusi 20 Ton Beras

- 27 Februari 2024, 18:29 WIB
DKPP Kabupaten Cirebon menggelar gerakan pangan murah di Desa Cikeduk, Kecamatan Depok.
DKPP Kabupaten Cirebon menggelar gerakan pangan murah di Desa Cikeduk, Kecamatan Depok. /Ismail Kabar Cirebon /

KABARCIREBON - Dalam upaya mengatasi kesulitan ekonomi yang dialami oleh warga di beberapa desa, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Cirebon telah mengambil langkah konstruktif dengan mendistribusikan 20 ton beras murah. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari respons cepat Pemda Kabupaten Cirebon terhadap tekanan ekonomi yang diperparah oleh kenaikan harga pangan di pasar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon, Erus Rusmana menjelaskan, distribusi beras murah ini dilakukan sebagai bagian dari Gerakan Pangan Murah (GPM), dengan fokus khusus pada desa-desa yang berada dalam kondisi rawan pangan.

Baca Juga: Rapat Pleno Tingkat Kabupaten Cirebon, Menyongsong Demokrasi yang Berkualitas

Desa Cikeduk, yang terletak di Kecamatan Depok, telah terpilih sebagai salah satu penerima manfaat utama dari program ini. Desa ini, yang telah lama teridentifikasi sebagai salah satu daerah rawan pangan di Kabupaten Cirebon, kini mendapat angin segar berupa dukungan pangan yang signifikan.

"Kami memilih desa-desa berdasarkan kebutuhan mendesak mereka akan bantuan pangan. Pendekatan ini memastikan bahwa bantuan kami tersalurkan secara efektif dan merata," ujar Erus. 

Bersama dengan Bulog Cirebon, DKPP menetapkan harga jual beras di bawah standar pasar, yaitu Rp 52.000 per kemasan lima kilogram, membuatnya lebih terjangkau bagi warga Desa Cikeduk.

Baca Juga: Tol Cipali Kembali Renggut Korban Jiwa, Mini Bus Tabrak Truk, Warga Cirebon Tewas dalam Insiden Ini

Pemilihan desa penerima manfaat didasarkan pada kriteria ketat, termasuk tingkat pendapatan warga yang rendah dan keterbatasan lahan pertanian. Pendekatan ini diharapkan akan menjadi model untuk penentuan lokasi pelaksanaan GPM di masa mendatang.

"Sejak awal Februari 2024, kami telah melaksanakan GPM di tiga lokasi berbeda. Respon masyarakat sangat positif, terutama di Desa Cikeduk, di mana antrean warga untuk mendapatkan beras murah ini tak pernah surut sejak pagi," lanjut Erus.

Halaman:

Editor: Fanny Crisna Matahari


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah