Setelah Lebaran 2024, Ruang Intelkam Polres Majalengka Dijubeli Ratusan Pemohon SKCK

- 19 April 2024, 07:05 WIB
Pemohon SKCK di Polres Majalengka tengah antri di depan ruang Intelkam, paska lebaran pemohon SKCK setiap harinya membludak mencapai sekitar 300 orang, sebagian besar diantaranya adalah pemohon baru yang akan melamar pekerjaan, Kamis (18/4/2024)
Pemohon SKCK di Polres Majalengka tengah antri di depan ruang Intelkam, paska lebaran pemohon SKCK setiap harinya membludak mencapai sekitar 300 orang, sebagian besar diantaranya adalah pemohon baru yang akan melamar pekerjaan, Kamis (18/4/2024) /Foto/Tati/KC/

KABARCIREBON - Setelah Lebaran Idulfitri 2024 pelayanan SKCK di ruang Intelkam Polres Majalengka dijubeli ratusan pemohon. Sebagian besar dari pemohon merupakan pengaju baru yang akan melamar kerja ke sejumlah perusahaan dalam maupun luar kota.

Dalam menghindari antrian panjang dari sebagian pemohon mengajukan permohonan dan melampirkan persyaratan lewat aplikasi yang ada sehingga saat mereka datang tinggal menunggu penerbitan SKCK yang diterbitkan Bagian Intelkam Polres setempat.

Hal itu, sebagaimana dilakukan Intan, Dewi dan Maura yang mengaku melamar pekerjaan ke sejumlah perusahaan yang ada di Majalengka
Ketiganya merupakan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang belum mendapatkan pekerjaan.

Baca Juga: Tundukan Australia, Timnas Indonesia Amankan Tiga Poin di Piala Asia U-23

"Kami masih mencari kerja, memasukan lamaran ke beberapa perusahaan yang sampai dengan saat ini masih kami cari," ungkap Dewi.

Sementara pemohon SKCK lain, Rai Ismaina menyebutkan, akan melamar kerjaan di Bekasi diajak temannya yang sudah lebih dulu bekerja di salah satu perusahaan besar.

Setelah selesai mengumpulkan surat lamaran ia akan menyusul temannya ke Bekasi.“Saya di Majalengka sudah bekerja namun ingin mencari pengalaman, jadi sekarang keluar dari pekerjaan sekarang di pabrik garmen,” ungkap Rai.

Baca Juga: Tandukan Komang Baru Saja Getarkan Jala Gawang Australia, Kedudukan Sementara Timnas Unggul 1-0

Alasan lain mencari kerja di luar kota karena di Bekasi upahnya lebih besar dibanding di Majalengka walaupun biaya hidup di Bekasi akan lebih besar.

“Di Majalengka sama bayar kosan kamar, di Bekasi sebetulnya juga sama, hanya mudah – mudahan sisa gaji bisa menabung, berneda dengan sekarang gaji setiap bulan habis untuk biaya hidup dan kosan, kalau sisa hanya sedikit saja,” kata Rai yang mengaku mendapat gaji kurang dari Rp3.000.000.

Halaman:

Editor: Epih Pahlapi

Sumber: liputan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah