Masalah Ini yang Menjadi Penyebab Harga Emas Naik, Bandingkan dengan Harga di Tahun 2015

- 18 April 2024, 12:00 WIB
Ilustrasi Emas Batangan atau Logam Mulia 24 Karat
Ilustrasi Emas Batangan atau Logam Mulia 24 Karat /Tanjungpinang.Pikiran-Rakyat/Dok Freepik

KABARCIREBON - Harga emas melambung tinggi mencapai Rp 1.335.000 per gram pada penjualan Kamis, 18 April 2024. Apa yang menjadi penyebab harga emas naik? Sebelumnya harga emas di awal tahun 2024 berada di angka Rp 1.144.000.

Angka ini juga melesat dua kali lipat jika dibanding dengan harga di tahun 2020 yang berada di level Rp 774.000 per gram. Sedangkan di bandingkan tahun 2015, jauh lebih murah berada di kisaran Rp 550.000 per gram.

Lantas apa yang membuat harga emas naik? Dikutip dalam laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyebab harga emas naik dipicu karena ketidakpastian global meliputi politik, ekonomi, krisis, resesi termasuk perang.

Baca Juga: Harga Emas Melambung Tinggi, Segini Harga Per 1 Kilogram

Karenanya, konflik Timur Tengah yang mengakibatkan terjadinya perang melibatkan negara Israel, Palestina dan Iran. Kemudian perang antara Rusia dan Ukraina juga memberikan efek naiknya harga emas.

Perang di Timur Tengah dan Rusia vs Ukraina menggenjot investor global berbondong-bondong untuk berinvestasi aset aman, salah satunya dengan emas.

Tidak heran, kalah harga emas naik karena memang peminatnya sedsang banyak-banyaknya. Namun, ketika situasi mulai adem maka emas akan berkurang peminatnya.

Baca Juga: Pilbup Cirebon 2024 Menghangat, Imron dan Ayu Bersaing di PDI Perjuangan

Menteri Keuangan Sri Mulyadi bahkan mengakui jika emas menjadi pilihan investor di kala ketidakpastian ekonomi global. Ada tiga alasan emas diburu para investor di tengah ekonomi sedang menentu atau terjadi geopolitik.

Pertama, karena nilai emas tetap terjaga meski terjadi inflasi dan deflasi. Kedua, nilai emas tetap terjaga meski terjadi krisis ekonomi dan perang. Ketiga, permintaan akan emas tidak berkurang seiring dengan ketersediaan emas yang terbatas.

Halaman:

Editor: Muhammad Alif Santosa

Sumber: OJK


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah