MKKS SMA Kabupaten Kuningan Dorong Sekolah Wujudkan Program Kepalangmerahan

26 September 2023, 19:24 WIB
Sejumlah sekolah yang ada di Kabupaten Kuningan melakukan penandatanganan kerja sama PMI upaya mewujudkan program kepalangmerahan di sekolah masing-masing, berlansung di halaman SMA Negeri 1 Ciawigebang. /Emsul/KC/

KABARCIREBON - Sebagai tindak lanjut kerja sama antara Palang Merah Indonesia (PMI) dengan sejumlah sekolah, maka Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Kuningan mendorong seluruh SMA untuk mewujudkan program kepalangmerahan di sekolah masing-masing.

Ketua MKKS SMA Kab. Kuningan, H Tri Suknaedi, didampingi unsur pengurus H Moch Chaeri dan Sekretaris. H Suleha, mengemukakan, kerja sama PMI dengan seluruh sekolah tertuang dalam Mou di lima eks-Kewedanaan yang ada di Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut bertepatan dengan rangkaian kegiatan HUT PMI ke-78, salah satunya pelaksanaan penandatanganan berlangsung di SMA Negeri 2 Kuningan.

“Alhamdulillah, atas kerja sama PMI dengan sejumlah sekolah yang ada di lima eks-Kewedanaan dapat berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan sebagai tindaklanjut kerja sama tersebut seluruh sekolah, termasuk SMA dapat melaksanakan program kepalangmerahan di masing-masing sekolah yang ada di Kab. Kuningan sesuai harapan kita semua.

Baca Juga: Identitas Pelamar Calon Direktur PAM Tirta Kamuning Kuningan yang Tidak Lolos Administrasi Masih Misterius

Anggota PMI yang ada di masing kecamatan termasuk di sekolah harus selalu berkiprah untuk membantu masyarakat. Selain itu, meningkatkan keikutsertaan relawan muda, termasuk anggota PMI yang ada di sekolah. Misalnya kegiatan PMR Madya, PMR Wira, dan KSR untuk berfartisipasi aktif dalam disetiap gerakan kemanusiaan dan sosial,” papar H Tri, Senin 25 September 2023.

Berkaitan dengan hal itu, Kepala SMA Negeri 1 Ciawigebang, Ii Wasita, pihaknya menyatakan siap untuk menindaklanjuti program kerja sama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten dengan sekolah yang dituangkan dalam penandatanganan di halaman sekolah setempat, belum lama ini. Atas kerja sama PMI dengan seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Kuningan harus disambut baik karena kegiatan tersebut bertujuan untuk menolong sesama demi kemanusiaan.

“Kegiatan PMI selain melakukan kegiatan donor darah, ada program lainnya yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Misalnya, memberikan bantuan terhadap orang yang tertimpa musibah bencana alam. Termasuk bencana yang disebabkan oleh perubahan iklim seperti kekeringan, banjir, kebakaran dan lonsor/pergeseran tanah dan lain-lain,” ujar Ii Wasita.

Baca Juga: Sekda Kuningan Kembali Berkuasa 2 Tahun, H. Dian Rachmat Yanuar: Silahkan Kedepannya yang Muda Jadi Sekda

Ketua PMI Kab. Kuningan, Hj Ika Siti Rahmatika, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus PMI serta para kepala sekolah dari SMA/SMK/MA dan SMP/MTs sedhingga HUT PMI ke-78 yang diselenggarakan di lima eks-Kewadanan Kab. Kuningan dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Pentingnya PMI bagi suatu negara untuk menolong sesama manusia, karena PMI ini bekerja secara netral, tanpa membeda bedakan agama, golongan, warnna kulit, bangsa, suku bahasa dan pandangan politik. PMI sekarang berusia 78 tahun, bagi PMI menjadikan sebuah organisasi yang kuat dan berkarakter untuk terus berkembang mengikuti jaman.

Tetap menjaga komitmen untuk terus hadir ditengah tengah masyarakat. Dengan semangat menjadi motivator untuk terus menggiatkan tugas-tugas kemanusiaan, sebagaimana diamanatkan dalam tujuh prinsip dasar gerakan palang merah internasional dan bulan sabit merah.

Baca Juga: Ini Payung Hukum tentang Persyaratan Menjadi Pimpinan BUMD, Apakah di Kabupaten Kuningan Sudah Sesuai Aturan?

“Pelaksanaan HUT PMI ke-78 di indonesia, bahkan diseluruh kawasan negara di dunia, sekarang ini sedang dihadapkan pada acaman perubahan iklim pada bumi dan seisinya,” ujarnya.

Dijelaskannya, dampak perubahan iklim tersebut sangat luas yang dapat dirasasakan langsung oleh masyarakat. Tidak hanya terjadi pada naiknya temperatur bumi, juga berpengaruh terhadap berbagai aspek alam dan kehidupan manusia.

Untuk itu, lanjut dia, PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang memiliki mandat membantu masyarakat dalam tanggap darurat bencana. Termasuk bencana yang disebabkan oleh perubahan iklim seperti kekeringan, banjir, kebakaran dan lonsor/pergeseran tanah. PMI harus selalu berada di garis terdepan untuk membantu masyarakat. (Emsul/KC) ***

Dapatkan informasi terbaru dan terpopuler dari Kabar Cirebon di Google News

Editor: Iyan Irwandi

Tags

Terkini

Terpopuler