Tumpukan Sampah di Jalur Pantura Desa Asem Kabupaten Cirebon Bahayakan Pengguna Jalan Raya

- 23 April 2024, 11:58 WIB
Pengangkutan sampah di Desa Asem Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon, Senin (21/4/2024).
Pengangkutan sampah di Desa Asem Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon, Senin (21/4/2024). /Foto/Supra/KC/

KABARCIREBON - Penumpukan sampah di pinggir jalan Pantura Desa Asem, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon selain timbulkan bau tak sedap juga membahayangkan bagi para pengguna jalan. Karena itu, Pemerintah Desa (Pemdes) setempat bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon melakukan pengakutan sampah.

Sekertaris Desa (Sekdes) Arief Rahman mengungkapkan, tumpukan sampah di pinggir jalan Pantura sangat membahayakan bagi para pengguna jalan setempat.

"Banyak warga dari luar desa yang membuang sampah di pinggir jalan. Dan ini selain timbulkan bau tidak sedap, juga membahayakan para pengguna jalan," kata Arief, Senin (21/4/2024).

Baca Juga: KUR BRI Bantu Masyarakat Lepas dari Jerat Rentenir, Warga Kini Gemar Menabung

Pria yang biasa dipanggil Pepeng ini menjelaskan, penanganan sampah menjadi tanggung jawab seluruh pihak, tak terkecuali masyarakat itu sendiri dalam menjaga kebersihan.
"Untuk minimalisasi tumpukan sampah yang akan datang, kami pasang pagar dan spanduk larangan membuang sampah di tempat ini," jelasnya.

Masih dikatakan Arief, Penumpukan sampah dapat menimbulkan berbagai penyakit dan saat musim penghujan sangat indentik dengan demam berdarah. Antisipasi demam berdarah menjadi tanggung jawab seluruh pihak, termasuk masyarakat itu sendiri dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

"Demam berdarah tak kalah dahsyat dengan Covid-19, maka diperlukan kesadaran masing-masing individu dalam menjaga kebersihan, sangat diperlukan," ujarnya.

Baca Juga: Pegawai Setda Kuningan Dituntut Kreatif dan Bekerja Sama dalam Tuntaskan Masalah

Dirinya menghimbau pada seluruh masyarakat, untuk bersama mencegah penyebaran nyamuk aides aigepty dengan selalu membersihkan diri dan lingkungan. Kebersihan lingkungan dan pribadi penting dilakukan, untuk mencegah penyakit. Maka alangkah baiknya, mencegah daripada mengobati.

"Mari bersama lakukan pencegahan dan segera melapor ke desa, untuk ditindaklanjuti dan tidak membuang sampah sembarangan," pinta Pepeng. (Supra/KC).***

Editor: Epih Pahlapi

Sumber: Liputan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah