Ngalaksa, Tradisi Penghormatan Warga Sunia Baru Majalengka kepada Sang Dewi Sri

- 23 April 2024, 14:11 WIB
Warga Desa Sunia Baru, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka tengah menjalankan ritual “ngalaksa”, sebuah tradisi penghormatan terhadap dewi padi atau dikenal dengan sebutan dewi sri di kawasan Balong Gede yang terdapar mata air yang mampu mengairi sebagian besar areal pesaahan di desa setempat.
Warga Desa Sunia Baru, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka tengah menjalankan ritual “ngalaksa”, sebuah tradisi penghormatan terhadap dewi padi atau dikenal dengan sebutan dewi sri di kawasan Balong Gede yang terdapar mata air yang mampu mengairi sebagian besar areal pesaahan di desa setempat. /Foto/Tati/KC/

KABARCIREBON - Warga Desa Sunia Baru, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka terus berupaya mempertahankan upacara Ngalaksa, sebuah tradisi penghormatan terhadap dewi padi atau dikenal dengan sebutan Dewi Sri.

Walaupun rangkaian acara telah berubah dibanding jaman nenek moyang mereka, namun penghormatan terhadap Dewi Sri atau Nyi Pohaci Sanghyang Sri tetap digelar dengan upacara yang berbeda dan lebih kekinian.

Menurut keterangan Kepala Desa Sunia Baru Dadan Sukmana, jika jaman dulu Ngalaksa atau saat ini disebut juga dengan pareresan adalah upacara sukuran setelah selesai panen.

Baca Juga: Perbedaan Pendapat Tiga Hakim Konstitusi dalam Putusan MK Perkara Sengketa Pilpres 2024

Biasanya dulu pada acara ngalaksa ini ada upacara nutu (mengolah gabah menjadi beras) dengan menggunakan lesung atau jubleg (terbuat dari batu).

Setelah menjadi beras dibuat tepung, dan diolah menjadi sebuah makanan laksa, yang biasanya laksa ini tanpa garam ataupun rasa manis.

“Kalau sekarang laksa itu mungkin semacam makanan ringan disebut uler. Makanan tersebut nantinya dibagikan kepadada yang hadir pada upacara ngalaksa,” ungkap Dadan.

Baca Juga: Diana Terharu dan Menangis Terima Sepatu dari Bupati Indramayu

Selain itu pada acara ngalaksa ada ritual memandikan benda pusaka yang ada di Desa Sunia Baru , dimandikannya di Balong Gede. Balong Gede ini merupakan sumber mata air yang dimikili Desa Sunia Baru.

“Balong Gede ini bisa mengairi sebagian besar areal sawah yang ada hingga wilayah perbatasan desa, air ini juga di manfaatkan untuk kebutuhan sehari - hari warga sekitar.” ungkap Dadan.

Halaman:

Editor: Epih Pahlapi

Sumber: liputan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah