Kecelakaan Kereta di Bandung, Korban Tewas, Kronologis Hingga Kesaksian Penumpang dan Pernyataan Menhub

- 5 Januari 2024, 18:06 WIB
Kondisi terakhit kecelakaan kereta api di Cicalengka kabupaten Bandung
Kondisi terakhit kecelakaan kereta api di Cicalengka kabupaten Bandung /Rian S Putra/

KABARCIREBON - Kecelakaan kereta api terjadi di Kabupaten Bandung, Jumat, 5 Januari 2024 pagi sekitar pukul 06.03. Kecelakaan kerata api itu melibatkan Kereta Api (KA) Turangga jurusan Surabaya-Bandung nomor lokomotif CC 206 13 97 dengan KA Commuter Line Bandung Raya rute Padalarang-Cicalengka.

Kronologis Kecelakaan Kereta

Informasi yang dihimpun Kabar Cirebon, pagi itu KA Turangga baru saja bertolak dari Stasiun Garut menuju Stasiun Bandung. Sedangkan KA Commuter Line Bandung Raya Nomor KA 250 baru meninggalkan Stasiun Haurpugur menuju tujuan akhir Stasiun Cicalengka.

Namun tak disangka, dua kereta itu tabrakan di petak jalan antara Stasiun Haurpugur dan Stasiun Cicalengka, yang merupakan jalur tunggal sekitar pukul 06.03 WIB. Kedua kereta itu bertabrakan di lintas KM 181.

"Jadi, memang ini tabrakannya antara rangkaian KA Turangga yang jalan dari arah Cicalengka dengan KA Bandung Raya yang meluncur dari Haurpugur. Akibatnya, kedua kereta api tersebut bertabrakan di lintas di KM 181," ungkap VP Publik Relations PT KAI Joni Martinus.

Baca Juga: Pengurus Kecamatan PPDI Kabupaten Cirebon Dilantik, Bupati: Gali Potensi Desa

Diperoleh informasi, dalam prosedur lalulintas di jalur Haurpugur-Cicalengka, hanya satu kereta yang boleh melintas di jalur tunggal. Jalur tunggal diprioritaskan untuk kereta jarak jauh. Artinya, kereta lokal harus berhenti menunggu jalur itu kosong.

Dalam petak jalan, kereta lokal harus menunggu di stasiun setelah kilometer aman, barulah kereta itu boleh melanjutkan perjalanan. Pengaturan lalu lintas di jalur kereta ini dikoordinasikan oleh seorang pemimpin perjalanan kereta api.

Korban Tewas

PT Kereta Api Indonesia memastikan seluruh penumpang KA Turangga dan Commuterline Bandung Raya selamat. Namun demikian, ada empat petugas KA yang meninggal dunia.

Baca Juga: Kuatkan Sinergi dalam Pemberdayaan Warga Binaan, RU VI Kunjungi Lapas Indramayu

Sebanyak 4 petugas kereta api yang meninggal yakni Julian Dwi Setiono yang merupakan masinis KA KRD Lokal Padalarang Cicalengka, Ponisan sebagai Asisten Masinis KA KRD Lokal Padalarang-Cicalengka.

Halaman:

Editor: Muhammad Alif Santosa

Sumber: berbagai sumber


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah