Waw, Ini Biaya yang Harus Dikeluarkan Peserta Lelang Jabatan Kuningan untuk Tes Kesehatan

- 19 Oktober 2023, 05:00 WIB
Direktur RSUD'45 Kuningan, Deki Saifullah.
Direktur RSUD'45 Kuningan, Deki Saifullah. /Iyan Irwandi/KC/

KABARCIREBON - Tiga kali penyelenggaraan lelang jabatan melalui seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama di wilayah Kabupaten Kuningan, para peserta yang terdiri dari para pejabat eselon III yang tersebar di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) maupun lingkup setda dan kecamatan tidak pernah dibebankan biaya apa pun.

Termasuk biaya untuk tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)'45 Kuningan pun ditangani oleh panitia seleksi (Pansel) yang diketaui Sekretaris Daerah (Sekda) H. Dian Rachmat Yanuar. Karena hal tersebut menjadi salah satu bagian tahapan yang diseleksikan dengan memakan waktu sekitar tiga hari.

Namun di pelaksanaan open bidding kali ini, justru sebaliknya. Tes kesehatan tidak menjadi bagian tahapan seleksi terbuka JPT Pratama melainkan hanya menjadi salah satu persyaratan pendaftaran yang dibuka dari tanggal 16-30 Oktober 2023 atau 15 hari.

Baca Juga: Ogah Ikut Lelang Jabatan Eselon II di Kuningan, Diduga Calon Pemenangnya Sudah Dipersiapkan

"Memang betul. Biasanya tempat tes kesehatan open bidding dilakukan di RSUD'45 Kuningan termasuk untuk peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai negeri sipil (PNS)," ujar Direktur RSUD'45 Kuningan, Deki Saifullah, Kamis 19 Oktober 2023.

Hal itu sesuai surat keputusan bupati tentang penunjukan tim pemeriksa kesehatan yang dilaksanakan oleh dokter-dokter RSUD'45 Kuningan. Ditambah lagi, diperuntukan pula kalau ada PNS yang sakitnya lama dan membutuhkan medical chek up (MCU).

Sedangkan tes kesehatan lengkap tersebut meliputi pemeriksaan darah, urine dan tes psikomotorik untk pemeriksaan kesehatan jiwa atau lebih dikenal dengan sebutan minnesota multiphasic personality inventory (MMPI) dan wawancara langsung.

Baca Juga: Lelang Jabatan di Kuningan Tidak Dipungut Biaya tapi Tes Kesehatannya Harus Bayar Sendiri

Proses pemeriksaan di atas, peserta diambil darah dan urine, mengisi tes MMPI, wawancara langsung dengan dokter spesialis kesehatan jiwa dan hasilnya akurat alias dapat dipertanggungjawabkan sebagaimanamestinya.

Halaman:

Editor: Iyan Irwandi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah