Simak Ini, Eksistensi Fuso Euro4 dan Dampak Bisnisnya Seperti Apa di Indonesia

- 24 Januari 2023, 05:16 WIB
 PT. Waletindo Setia Persada, PT. Putra Mandiangin Utama, dan PT. Metalik  Bara Sinergi yang bergerak di bidang pertambangan mempercayakan produk Mitsubishi  FUSO Euro-4, Canter FE SHDX.
PT. Waletindo Setia Persada, PT. Putra Mandiangin Utama, dan PT. Metalik Bara Sinergi yang bergerak di bidang pertambangan mempercayakan produk Mitsubishi FUSO Euro-4, Canter FE SHDX. /

KABARCIREBON - Berbeda dengan masa pandemi Covid-19, tahun 2019 - 2021 yang melanda Indonesia, pada 2023 tampaknya merupakan awal kebangkitan bagi para pelaku usaha angkutan niaga dan logistik.

Dua tahun berlalu masa pendemi melanda Indonesia telah memberikan dampak signifikan terhadap sebagian besar lini usaha, termasuk pelaku usaha niaga dan logistik.

Akan tetapi, dengan meredanya masa pandemi, kini ada harapan baru bagi para pelaku usaha niaga, seperti halnya PT.Santoso Gas Elpiji (SGE) beranjak bangkit dari ketepurukan.

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Rakyat Ciniru Telan Rp3,5 M, Uu: Dua Kecamatan Buat Kesepakatan dalam Pemanfaatannya

Dengan semangat dan komitmennya yang ingin terus membanjiri pasokan gas elpiji 3 kg, saat ini PT.SGE juga telah mampu meningkatkan pendistribusian gas 3 kgnya bagi masyarakat yang berada di berbagai daerah terpencil sekalipun.

"Untuk setiap pangkalan, agen kami bisa menditribsusikan antara 200 - 350 tabung per hari. Ini artinya, ada kenaikan 50 % jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya," tutur Direktur PT SGE Gunawan kepada "KC" di Cirebon, belum lama ini.

Untuk memperlancar pendistribusian gasnya, PT.SGE harus didukung dengan angkutan armada super tangguh di segala medan. Pasalanya, agen ini memiliki ribuan tabung gas 3 kg, yang harus disalurkannya kembali ke-beberapa daerah terpencil, dengan kondisi jalanan yang tidak hanya merata, juga menanjak.

Baca Juga: Penyelesaian Tunda Bayar Rp94 Miliar, Kepala BPKAD: Ini Mekanisme yang Harus Ditempuh Pemda Kuningan

Dalam menunjang pengiriman gas 3 kg, agen gasnya memiliki 15 armada dari beragam jenis dan ukuran kendaraan. Di mana dari 15 armada, 5 diantaranya kendaraan niaga bak terbuka menggunakan Mitsubishi Colt dan Fuso.

Gunawan mengatakan, saat ini dengan semakin tingginya kebutuhan masyarakat akan bahan bakar gas 3 kg, juga telah turut meningkatkan volume pendistribusiannya ke beberapa daerah pelosok.

"Ini tidak masalah bagi kami. Karena kami memiliki kendaraan niaga yang handal bisa menampung kapasitas muatan barang yang lebih besar. Dan bagi kami penggunaan kendraan niaga satu ini sangat efektif meminimalisir kelangkaan gas elpiji 3 kg di lapangan," katanya.

Baca Juga: Jalur Alternatif Majalengka-Ciamis via Talaga Lumpuh Total Akibat Tertimbun Longsor

Untuk kendaraan niaga, agen gasnya telah mempercaykannya kepada Fuso Euro-4, baik untuk varian Canter FE 71 maupun FE 71 long yang menurut Gunawan, jika ke dua varian kendaraan tersebut digunakan, selain lebih irit bahan bakar, perawatannya lebih mudah, juga harga
jualnya masih tetap tinggi.

"Kenapa kami masih tetap menggunakan kendaraan niaga ini. Karena kita tahu sendiri kan, bila agen gas kami sering mengirimkan gas 3 kgnya ke beberapa daerah pelosok, yang dari kondisi jalanannya tidak hanya merata, juga banyak kondisi yang menanjak," papar Gunawan.

Sebagai pengguna kenadaraan niaga Mitsubishi Fuso, Gunawan mengaku, sangat puas karena kendaraan niaganya sangat tangguh, irit, serta didukung jaringan dealer tersebar di seluruh daerah di Indonesia, termasuk layanan bengkel 24 jam, dan ketersediaan suku cadangnya
mudah didapat konsumen.

Baca Juga: Hujan Seharian di Cirebon, Kecamatan Arjawinangun dan Gegesik Banjir Parah

"Meski kendaraan niaga yang kami gunakan ini bisa dikatakan masih produksi 2022. Namun, kami telah membuktikannya selama lebih dari 20 tahun. Bila Mitsubishi Fuso banyak membantu sektor usaha niaga menjadi semakin berkembang," tutup Gunawan.

Di Indonesia, truk Mitsubishi berhasil mencatatkan angka penjualan hingga mencapai lebih satu juta unit kendaraan, atau sebagai penguasa pangsa pasar (market leader) pada segmen truk light duty truck dan medium duty truck.

Bahkan pada segmen ini, Mitsubishi juga mendapat penghargaan Rekor Museum Indonesia (MURI) atas penjualan satu juta unit Colt Diesel bagi PT.Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) pada tahun 2017 lalu.

Baca Juga: Majalengka Banjir, Perabot Rumah Tangga Warga Ligung Mengambang

"Kami senang bisa mengetahui produk EURO4 kami diterima dengan sangat baik oleh konsumen. Setelah pengiriman unit kami akan terus menunjang bisnis konsumen dengan dukungan penuh dari tim aftersales,"

"Selain melalui jaringan dealer terluas di seluruh Indonesia, kami juga memastikan konsumen terlayani dengan baik," papar President Director PT.Krama Yudha Tiga Berlian Motors Nobukazu Tanaka.***

Editor: Epih Pahlapi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah