Pergoki Pencuri, Guru Ngaji Dibunuh, Pelaku Ternyata Tetangganya Sendiri

- 8 September 2021, 21:45 WIB
 JAJARAN Satreskrim Polresta Cirebon berhasil mengamankan tersangka SR (35 tahun) kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dengan pembunuhan warga Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, Rabu (8/9/2021).* Iwan/KC
JAJARAN Satreskrim Polresta Cirebon berhasil mengamankan tersangka SR (35 tahun) kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dengan pembunuhan warga Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, Rabu (8/9/2021).* Iwan/KC

CIREBON, (KC Online).-


Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas). Dalam kasus tersebut terungkap, tersangka nekat mengakhiri hidup korbannya.
Kapolresta Cirebon, Kombes Arif Budiman, mengatakan, tersangka berinisial SR (35 tahun) yang merupakan warga Kabupaten Cirebon. Aksi yang dilakukan tersangka terjadi pada Jumat (27/8/2021) sekira pukul 16.00 WIB.
"Dalam melakukan aksinya, tersangka terbukti mengakhiri hidup korbannya. Korban merupakan warga Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon," ujar Arif Budiman, saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Rabu (8/9/2021).
Ia mengatakan, kejadian bermula saat tersangka mencuri barang-barang berharga di rumah korban yang berada di Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon. SR masuk dari pintu belakang rumah korban kemudian menggasak sejumlah barang berharga.
Namun, korban yang baru saja tiba di rumahnya memergoki aksi tersangka yang mengumpulkan barang berharga di ruang tengah rumah korban. Melihat ada yang datang, tersangka langsung bersembunyi di dapur rumah korban.
"Akhirnya, korban masuk ke dapur dan melihat ada tersangka yang bersembunyi sehingga langsung berteriak minta tolong. Kemudian, tersangka mengambil tindakan dengan mencekik leher korban hingga terjatuh karena lemas," kata Arif Budiman.
Menurutnya, tersangka yang melihat korban masih hidup, kembali mencekiknya kemudian membenturkan kepalanya ke lantai. Setelah korban dipastikan meninggal dunia, SR menyeret tubuh korban ke kamar mandi.
Bahkan, tersangka juga memegangkan gayung ke tangan korban untuk membuatnya seolah-olah meninggal dunia karena terjatuh. Selanjutnya, tersangka menggondol barang-barang elektronik dan bergegas meninggalkan rumah korban.
"Tujuan utama tersangka adalab mencuri barang berharga di rumah korban. Tetapi karena aksinya terpergok sehingga melakukan tindakan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia," ujarnya.
Pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya handphone, dua unit televisi, perangkat sound system, pakaian korban, gayung, dan lainnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, SR dijerat Pasal 365 KUHP dan diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. Arif menyampaikan, tersangka berhasil diringkus hanya dalam kurun waktu tiga hari.
Selain itu, dari hasil pemeriksaan juga ternyata SR telah merencanakan aksinya hingga melakukan pemetaan untuk mencari jalan masuk ke rumah korban.
"Korban merupakan guru ngaji, dan tersangka adalah tetangganya, jarak rumahnya hanya sekitar tiga rumah. Motif tersangka adalah ingin menguasai harta korban, dan tersangka juga mengakui bahwa anaknya belajar mengaji kepada korban,” paparnya. (Mamat)

Editor: Ajay Kabar Cirebon


Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x