Massa Bertindak Anarkis dan Menjarah Minimarket, Polres Kuningan Terjunkan Dalmas dan Brimob

- 10 Oktober 2023, 15:08 WIB
Latihan simulasi Sispamkota yang dilakukan Polres Kuningan di area KIC.
Latihan simulasi Sispamkota yang dilakukan Polres Kuningan di area KIC. /Iyan Irwandi/KC/

KABARCIREBON - Sejumlah warga melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes atas dugaan kecurangan pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) sehingga menolak hasil keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tidak hanya itu, aksi tersebut pun berujung bentrok dengan aparat kepolisian Polres Kuningan.

Massa yang semakin brutal akibat ketidakpuasan pemilu tersebut melakukan tindakan-tindakan anarkis bahkan menjarah minimarket yang berada di sekitar lokasi kejadian sehingga membuat situasi semakin memanas.

Ada di antara mereka pun membakar ban yang sudah disiapkan sebelumnya sehingga terdengar teriakan-teriakan di tengah kobaran api yang semakin menyulut emosi. Mereka menuntut agar dilakukan penghitungan suara ulang secara terbuka demi transparansi sebagaimanamestinya.

Baca Juga: Kepala SDN 3 Purwawinangun Kuningan Ternyata Jawara Pencak Silat

Situasi dan kondisi semakin liar sehingga Kapolres Kuningan, Ajun Komisaris Polisi (AKBP). Willy Andrian terjun langsung ke lokasi. Bahkan untuk menghalau para pendemo, diterjunkan sekitar 200 personel aparat penegak hukum dari unsur pengedalian masyarakat (Dalmas) dan bridage mobile (Brimob).

Sedangkan massa tetap bringas dan semakin brutal. Merkea mencoba menerobos barisan aparat kepolisian sehingga terjadi aksi dorong mendorong. Situasi dan kondisi semakin tidak terkendali sehingga terpaksa dilakukan penembakan gas air mata dan penyemprotan water cannon sebagai upaya untuk membubarkan massa.

Kondisi di atas merupakan gambaran latihan sistem pengamanan kota (Sispamkota) di Kuningan Islamic Center (KIC) Jalan Soekarno yang dilakukan oleh jajaran kepolisian Polres Kuningan, Selasa 10 Oktober 2023.

Baca Juga: Tampung Mimpi dari Tiap Bidang, Mutofid Ingin Wujudkan Disperkimtan Kuningan Bersemi

Latihan simulasi Sispamkota yang dilakukan Polres Kuningan di area KIC.
Latihan simulasi Sispamkota yang dilakukan Polres Kuningan di area KIC.

"Latihan yang menyimulasikan situasi rusuh itu merupakan bagian dari antisipasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tahapan Pemilu tahun 2024," ujar Kapolres Kuningan, AKBP. Willy Andrian.

Ia menjelaskan, pihaknya melaksanakan kegiatan tersebut untuk menyiapkan seluruh anggota dalam menghadapi pengamanan Pemilu tahun 2024. Sehingga membuat skenario seolah-olah dalam situasi yang nyata terjadi konflik yang mengarah ke anarkis. Tahapan demi tahapan dilatihkan terutama skenario dalam pengamanan kantor KPU dan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Kegiatan latihan Sispamkota untuk menghadapi Operasi Mantap Brata Pemilu tahun 2024 mendatang di wilayah hukum Polres Kuningan. Sekaligus pengecekan sarana dan prasarana sebagai tindakan kesiapan dan antisipasi jika nantinya sampai terjadi unjuk rasa.

Baca Juga: Dugaan Kasus Bullying Menimpa Siswa PKBM dan Siswa SMP, Bupati Kuningan Terbitkan Surat Edaran

"Situasi di Kuningan sampai saat ini masih aman dan kondusif. Semoga tetap terjaga hingga pelaksanaan Pemilu mendatang," tuturnya.

Untuk itu, perlu adanya sinergitas dengan berbagai pihak karena keamanan merupakan tanggung jawab bersama sehingga diharapkan bantuan dan peransertanya para tokoh agama, tokoh masyarakat dan unsur terkait lainnya agar tetap menjaga kondusifitas menjelang Pemilu tahun 2024.

Sementara itu, kegiatan simulasi Sispamkota dihadiri oleh ketua Bawaslu Kabupaten Kuningan, perwakilan KPU, forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) serta undangan unsur lainnya. (Iyan Irwandi/KC) ***

Dapatkan informasi terbaru dan terpopuler dari Kabar Cirebon di Google News

Editor: Iyan Irwandi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah